Contoh Teks Prosedur Kompleks

contoh teks prosedur kompleks – Kurikulum memang berubah seiring dengan waktu, perubahan ini dilakukan untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. Sehingga apa yang di ajarkan pada siswa diharapkan selalu relevan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman yang sedang berlangsung.

Icip 5 Tempat Makan di Tebet yang Enak Dan Mantap

Icip 5 Tempat Makan di Tebet yang Enak Dan Mantap

contoh teks prosedur kompleks Kurikulum teranyar yang sedang diterapkan di satuan pendidikan adalah kurikulum 2013, kurikulum yang satu ini di nilai dapat membuat siswa dapat belajar lebih aktiv bila dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya yaitu KTSP. Pada kurikulum 2013 guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar, melainkan hanya berperan sebagai fasilitator yang membantu proses belajar dan mengajar. Siswa dapat mencari sendiri bahan ajar yang dibutuhkan dari berbagai media.

Selain dari itu terdapat beberapa perubahan lainnya yang terdapat pada kurikulum 2013, berikut adalah beberapa diantaranya :

1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
SKL yang dilihat dalam kurikulum 2013 tidak hanya perpedoman pada nilai kognitif saja melaikan menitik beratkan pada nilai empat hal penting yaitu penghayatan dan pengamalan agama, pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Keempat hal ini menjadi landasan utama dalam pengembangan kompetensi dasar di setiap jenjang.

2. Perubahan Standar Isi
Standar Isi kurikulum 2013 contoh teks prosedur kompleks mengembangkan kompetensi berbagai mata pelajaran melalui pendekatan tematik integrative (Standar Proses), hal ini dapat diterapkan dalam setiap mata pelajaran dan salah satunya adalah mapel bahasa Indonesia.

3. Standar Proses
Pada Standar Proses, guru harus lebih kreatif dalam menggunakan metode dan strategi pembelajaran yang hendak diterapkan. Karena metode dan strategi tersebut harus dapat membuat seluruh siswa aktif saat melakukan pembelajaran, selain dari itu pembelajran menjadi lebih menyenangkan. Sehingga kemampuan siswa untuk contoh teks prosedur kompleks mengamati, menanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan dan mencipta dapat terfasilitasi dengan baik.

4. Standar Evaluasi
Penilaian yang dilakukan dalam kurikulum 2013 adalah penilaian autentik. Penilaian ini diharapkan dapat mengukur kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang dilakukan oleh siswa selama pembelajaran berlangsung. Penilaian ini dapat dilakukan dalam berbagai jenis mapel seperti mapel bahasa Indonesia.

Itulah beberapa perbedaan yang ada pada kurikulum 2013 bila dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya yaitu KTSP.

Reply